12.010.05 hari cerah, terik matahari yang panas itu menemani ku dengan setia ketika aku yanhg sedang bermain basket di lapangan basket depan.. Secara bertepatan pun, kelas 8.3 ada disana. tetapi bedanya, kelas ku pelajaran olahraga, sedang kelas 8.3 pelajaran seni musik. Haus.. ia.. itu yang aku rasakan, setelah 1 jam pelajaran non stop aku bermain basket.. kemudian aku memutuskan untuk beristirahat sebentar, kemudian minum . Astaga, botol minuman ku ada dibawah bangku yang sedang di duduki oleh segerombolan anak kelas 8.3 itu.. Oh, Tuhan,, aku haus,,. harus bagaimana lagi? aku harus, mau dan tidak mau aku harus mengambil botol itu, sebelum aku dehidrasi disini.. me: "Misi ka, saya mau ambil botol minum saya.." seorang itu: " Oh,, silahkan.. :)" Dan aku pun meraih botol ku itu dan hendak ku meminum.. Terimakasih Tuhan,, aku minum.. itu yang ku rasakan saat itu juga..:) Akupun kembali ke lapangan dan bermain kembali. Namun, tiba-tiba,, pandangan ku tertuju pada seorang itu yang sedang tertawa. dan tersenyum lebar. Ya, Dia itu mirip dengan sii J. (tak perlu kau tau siapa namanya). Penasaran iya.. itu yang pertamakali terlintas dipikiran ku.. penasaran siapa nama dia.. Karna aku tidak tahu siapa namanya.. aku pun menujukinya " kaka si Tas merah.. " Yee.. akhirnya aku mengetahui namanya juga.. taka tahu apakah ini yang dinamakan jatuh cinta.. yang jelas aku tertarik padanya, meski beribu-ribu orang berpendapat, itu tidak layak dikatakan manusia, dengan apa yang dia lakukan terhadapku, dengan berapa kali dia membuat ku menangis.. Tetapi itu tidak dapat ku ingkari.. Aku suka padanya.. Aku tertarik padanya, Bahkan, mungkin Aku cinta padanya.. Waktu berlalu begitu cepat, bukan semakin hari aku melupakannya, tetapi semakin hari aku mengingatnya, bahkan aku pun mengharapkannya. sangat mengharapkannya. meski itu hanya sebuah angan" belaka. 08.08.06 :( TIDAK! dia tahu perasaan ku.. Dan yang lebih menyakitkan nya lagi,, Respon negatif terlontar darinya... Meski ku mencoba untuk melupakannya, aku tetap tidak bisa, apa lagi dengan harapan" yang ditawarkannya padaku,, meski aku tahu bahwa itu hanya kepalsuan.. tetapi aku tetap tak dapat melupakan nya.. Akhirnya, Dia lulus dan enyah dari SMP Tarakanita 4.. Tetapi,, disaat aku merindukannya, dia datang bersama wanita itu.. Sedih, kesal, dan apa itu... bercampur menjadi satu dan aku tidak suka itu, ketika ia merangkulnya dengan mesra didepan ku,, ketika ia bercanda dengan nya di depanku.. Ingin ku menghampiriny dan mengacak-acak mereka berdua. ingin ku memusknah kan mereka berdua.. Sungguh benci ku padanya hingga ku melalrikan diri pada sahabatnya.. memang itu sebuah kekejaman yang ku lakukan.. tapi sungguh aku sangat bingung. Hingga saat ini, detik ini, aku pun tidak dapat melupakannya. aku pun tidak mampu untuk membencinya, meski aku telah pedih dengan semua yang ia lakukan terhadapku, tetapi mengapa bagiku, Melupakannya sama seperti mengingat seorang yang tidak pernah ku kenal..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar:
Post a Comment